Candi Cetho Karanganyar : Wisata Sejarah Dan Keindahan

Candi cetho merupakan salah satu tempat wisata di daerah karanganyar yang menarik untuk di kunjungi. Candi yang berada di lereng gunung lawu ini cukup dekat dengan candi sukuh, yang juga merupakan candi yang terkenal di daerah karanganyar. Suasana yang dingin di ketinggian gunung lawu membuat candi cetho ini menjadi tempat wisata yang mempunyai ketertarikan tersendiri oleh para wisatawan.

candi cetho

Hal lain yang menarik adalah selama perjalanan menuju Candi Cetho akan dihibur dengan pemandangan Perkebunan Teh Kemuning. Dari lokasi tempat wisata ini kita dapat memandang pemandangan indah kota Karanganyar dan kota Surakarta dari atas yang terbentang luas di bawah.
 

Sejarah Candi Cetho Karanganyar


sejarah candi cetho

Kalau dilihat dari nama “Cetho” di dalam Bahasa Jawa memiliki arti “jelas”. Nama ini juga merupakan sebutan dari  nama dusun dimana tempat candi ini berada. Candi Cetho ini merupakan candi peninggalan dari kerajaan beragama Hindu. 

Bahkan sampai pada saat ini di moment tertentu umat hindu masih melakukan aktivitas keagamaan di lokasi candi cetho. Jadi kalau di beberapa tempat di sekitar candi cetho ini sering di temui sesajen bekas ritual keagamaan.

wisata candi cetho

Seseorang bernama Van de Viles yang merupakan kewarganegaraan belanda pada tahun 1842 menemukan keberadaan situs candi cetho ini. Bahkan ada pula beberapa ahli purbakala lain juga telah mengadakan penelitian lebih jauh tentang Candi ini, diantaranya mereka yaitu K.C. Crucq, A.J. Bennet Kempers, W.F. Sutterheim, N.J. Krom, dan juga orang Indonesia yang bernama Riboet Darmosoetopo. Lalu kmudian pemugaran selanjutnya dilakukan oleh seorang asisten pribadi Presiden Soeharto yang bernama Humardani di tahun 1970 .

tempat wisata candi cetho

Berdasarkan penelitian, Candi Cetho ini diperkirakan dibangun pada tahun 1451-1470 atau di saat  Raja Brawijaya V di Majapahit berkuasa. Candi cetho ini dibangun mempunyai tujuan untuk ritual tolak bala dan ruawatan. Karena pada masa-masa tersebut, kerajaan majapahit sering terjadi permasalahan dan kerusuhan di dalam kerajaan.

Candi ini tidak memiliki bentuk seperti candi Hindu lainnya di Jawa pada umumnya, karena bentuknya yang unik yaitu menyerupai punden berundak. Hal seperti ini yang mendatangkan kesimpulan bahwa saat keruntuhan kerajaan Majapahit membuat kebudayaan asli masyarakat sekitar muncul kembali.

Lokasi dan arah ke Candi Cetho Karanganyar


keindahan candi cetho

Lokasi Candi cetho sendiri bertempat di daerah Ds. Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan  Jenawi, Kabupaten Karanganyar dan di provinsi Jawa Tengah. Ketinggian Candi cetho berada di lereng gunung lawu dengan ketinggian 1497 meter diatas permukaan laut. Tempat Candi ini lebih tepatnya berada di titik koordinat GPS: 7° 35′ 30.22″ S, +111° 9′ 19.87″ E .

Baca juga wisata snorkeling di umbul ponggok klaten

Rute jalan untuk menuju ke candi ini sangatlah mudah, dengan perjalanan bisa dari pusat kota solo menuju ke kabupaten karanganyar. Kemudian ikuti saja petunjuk arah dari kabupaten karanganyar ke tawangmangu. Lalu sebelum ke mendekati Tawangmangu, ada jalan ke arah kiri menuju ke desa ngargoyoso. Di jalan ke arah ngargoyoso itulah ada papan petunjuk arah ke tempat wisata Candi Cetho.

Pada perjalanan menuju candi, akan Anda lihat berbagai pemandangan indah di pegunungan.Terlebih lagi pemandangan di sekitar lokasi tersebut akan banyak ditemui perkebunan teh milik warga setempat. Saat cuaca sedang cerah di pagi hari dan tidak berkabut, Anda akan melihat perkebunan teh yang hijau terbentang luas.

Demikianlah informasi tentang tempat wisata candi cetho yang berada di kabupaten karanganyar. Simak juga beberapa tempat wisata unik di solo yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya disini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang tempat wisata candi Cetho.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

0 Response to "Candi Cetho Karanganyar : Wisata Sejarah Dan Keindahan"

Post a Comment